Ciri Orang Sensitif Berlebihan Menurut Psikologi dan Penjelasannya

Watak103 Dilihat

Pada dasarnya, setiap orang memiliki tingkat kepekaan emosi yang berbeda. Namun demikian, sebagian orang menunjukkan sensitivitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan kebanyakan orang. Oleh karena itu, ciri orang sensitif berlebihan menurut psikologi perlu dipahami agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Selain memengaruhi perasaan, sensitivitas berlebihan juga berdampak pada cara seseorang berpikir dan bersikap. Dengan memahami ciri-cirinya, seseorang dapat belajar mengelola emosi secara lebih sehat.

ciri orang sensitif berlebihan menurut psikologi

Apa yang Dimaksud Sensitif Berlebihan?

Dalam psikologi, sensitif berlebihan menggambarkan kondisi ketika seseorang merespons situasi emosional secara intens. Akibatnya, perasaan mudah tersentuh meskipun pemicunya tergolong sepele.

Lebih lanjut, kondisi ini sering membuat seseorang merasa cepat lelah secara emosional. Oleh sebab itu, sensitivitas tinggi perlu dikelola dengan tepat.

Ciri Orang Sensitif Berlebihan

Secara umum, psikologi mengenali beberapa ciri yang sering muncul pada orang sensitif berlebihan. Meskipun demikian, intensitasnya bisa berbeda pada setiap individu.

1. Mudah Tersinggung

Pertama, orang sensitif berlebihan sering merasa tersinggung oleh ucapan atau sikap orang lain. Bahkan, komentar netral pun bisa terasa menyakitkan.

2. Emosi Cepat Berubah

Selain itu, perubahan emosi terjadi dengan cepat. Perasaan senang dapat berubah menjadi sedih hanya dalam waktu singkat.

3. Terlalu Memikirkan Penilaian Orang

Selanjutnya, orang sensitif cenderung memikirkan pendapat orang lain secara berlebihan. Akibatnya, rasa percaya diri mudah menurun.

4. Mudah Merasa Lelah Secara Emosional

Pada kondisi tertentu, kepekaan tinggi membuat emosi cepat terkuras. Oleh karena itu, orang sensitif membutuhkan waktu istirahat emosional lebih banyak.

Dampak Sensitif Berlebihan dalam Kehidupan

Seiring waktu, sensitivitas berlebihan dapat memengaruhi hubungan sosial. Misalnya, seseorang menjadi mudah merasa tersakiti dan menarik diri.

Di sisi lain, kondisi ini juga memengaruhi kesehatan mental. Karena emosi sering bergejolak, pikiran menjadi kurang tenang.

Cara Menyikapi Sensitivitas Berlebihan

Untuk menyikapi sensitivitas berlebihan, psikologi menyarankan latihan kesadaran diri. Pertama, seseorang perlu mengenali pemicu emosinya.

Selain itu, mengatur batasan emosional dan melatih pernapasan dapat membantu menenangkan perasaan. Dengan demikian, emosi menjadi lebih stabil.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, ciri orang sensitif berlebihan menurut psikologi terlihat dari emosi yang mudah tersentuh, perubahan perasaan yang cepat, dan kelelahan emosional. Kondisi ini bukan kelemahan, melainkan bagian dari kepribadian.

Pada akhirnya, dengan pemahaman dan pengelolaan yang tepat, sensitivitas dapat menjadi kekuatan dalam membangun empati dan hubungan yang sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *